Jadi Buron, Eks Ketua Koperasi Madu Klanceng Kediri Gonta-ganti HP, Polresta Kediri Lakukan Ini

Sabtu, 6 Maret 2021 22:12

SURYA.co.id | KEDIRI – Hingga saat ini, eks Ketua Koperasi Madu Klanceng Kota Kediri menjadi buronan Polresta Kediri setelah diduga membawa kabur uang miliaran rupiah milik agen.

Modus yang dilakukan buronan berinisial CAH tersebut agar menghindari polisi, yakni dengan cara gonta-ganti handphone (HP) dan simcard.

Pihak Polresta Kediri pun menduga, CAH sudah merancang pelariannya sejak lama untuk menghindari kejaran polisi.

Namun, Polresta Kediri tidak kalah akal. Supaya CAH tidak melarikan diri ke luar negeri, mereka mengajukan pencekalan kepada pihak Imigrasi dan bandara.

Bagaimana cerita CAH diduga membawa uang miliaran rupiah dalam investasi bodong?

Ya, eks ketua Koperasi Niaga Mandiri Sejahtera Indonesia (NMSI) pernah bergerak dalam investasi madu klanceng.

Ratusan mitra dan agen anggota koperasi mendatangi Kantor Koperasi NMSI di Jl Patiunus.

Mereka menuntut uangnya dikembalikan.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Verawaty Thaib saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya terus melakukan penelusuran dan pengejaran mengawasi pergerakan pelaku kabur.

“Sejauh ini pelaku masih belum ditemukan,” jelas AKP Verawaty Thaib, Sabtu (6/3/2021).

Ia mengungkapkan, sebelumnya petugas penyidik telah melakukan olah TKP berkaitan dengan kasus pencurian keuangan koperasi yang diduga dilakukan oleh CAH.

Namun belakangan para nasabah dan mitra koperasi pada berdatangan mempertanyakan dana yang diinvestasikan ke Koperasi NMSI.

“Setelah kita olah TKP di koperasi, nasabah pada ribut.

Yang ribut masalah investasinya, ternyata yang dilaporkan curatnya dengan kerugian ratusan juta,” jelasnya.

Sementara dari hasil penyelidikan petugas, pelaku diduga telah merancang pelariannya sejak lama.

“Yang bersangkutan telah berganti-ganti handphone dan nomer handphone berkali -kali.

Kalau tidak 3 sampai 5 kali imei handphone berganti,” jelasnya.

Pasca pelarian CAH, Koperasi NMSI kemudian telah menunjuk ketua koperasi yang baru.

Namun sejauh ini uang para mitra masih belum dikembalikan seluruhnya.

Sebelumnya Agung Hadiono, SH selaku pengacara Koperasi NMSI menyampaikan kepada sejumlah perwakilan mitra dan agen supaya mengajukan laporan tindak pidana atau menggugat.

“Kalau merasa dirugikan oleh si A atau si B tidak apa-apa supaya melapor.

Nanti ada proses lidik dan seterusnya,” jelas Agung Hadiono.

Agung menambahkan, dengan adanya laporan tindak pidana atau gugatan diharapkan dari pihak Koperasi NMSI segera ada upaya untuk menyelesaikan.

“Khan kasihan panjenengan datang dari luar kota jauh-jauh ke sini tidak ada hasilnya.

Tidak apa-apa ada gugatan class action itu hak panjenegan,” jelasnya.

Sebelumnya Sekretaris Koperasi NSMI Lalu Ahmad Baiquni telah melaporkan kasus pencurian dengan pemberatan ke Polres Kediri Kota, Jumat 5 Februari 2021.

Karena oknum Ketua Koperasi NMSI berinisial CAH telah kabur diduga membawa keuangan koperasi dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

Sejak kaburnya CAH, kasus investasi bodong dengan berkedok mitra budidaya madu klanceng mencuat.

Ratusan mitra dan agen menjadi kalang kabut dana ratusan miliar rupiah terancam hangus.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Iksan Fauzi

SUMBER:

https://surabaya.tribunnews.com/2021/03/06/jadi-buron-eks-ketua-koperasi-madu-klanceng-kediri-gonta-ganti-hp-polresta-kediri-lakukan-ini?page=all