Budidaya Madu Lebah Klanceng Bumbung Bambu, Pembeli Bisa Menikmati di Sarangnya

Senin, 8 Maret 2021 | 21:00 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV – Madu dikenal memiliki berbagai khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh termasuk imunitas di masa pandemi covid-19. Rasa manis yang khas membuat madu banyak dicari untuk dikonsumsi, terlebih menikmati madu langsung dari sarangnya.

Salah satu madu yang paling banyak diburu oleh warga adalah madu trigona levi atau lazim dikenal lebah klanceng bumbung bambu.

Lebah trigona levi penghasil madu jenis itu banyak dibudidayakan, salah satunya oleh Ahmad Syahrul Alim, warga Dusun Pondok Waluh, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Lebah trigona levi biasanya dapat ditemui di alam liar atau hutan. Lebah itu menghasilkan madu dengan rasa asam manis. Madu itu banyak diburu untuk konsumsi karena khasiatnya bagi kesehatan dan imunitas tubuh.

Ahmad Syahrul Alim membudidayakan madu klanceng bumbung bambu itu di sekitar halaman rumahnya, yang di desain dengan nuansa kebun. Ia menggunakan bambu sebagai tempat sarang madu klanceng beserta ratu lebah. Cara itu akan dapat menarik kawanan lebah klanceng masuk ke sarang dan menghasilkan madu.

Jika punya waktu datang ke tempat budidaya itu, maka pembeli dapat merasakan sensasi mencicipi madu langsung dari sarang bumbung bambu. Selain terasa asam manis, keasliannya terjamin.

Harga madu bumbung bambu berkisar antara 400 ribu hingga 500 ribu rupiah per liternya. Meski tergolong mahal, namun berkat khasiatnya, madu lebah klanceng bumbung bambu banyak diburu.

Penulis : KompasTV Jember

SUMBER:

https://www.kompas.tv/article/153625/budidaya-madu-lebah-klanceng-bumbung-bambu-pembeli-bisa-menikmati-di-sarangnya